{"id":1468,"date":"2023-05-17T07:27:05","date_gmt":"2023-05-17T07:27:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?p=1468"},"modified":"2023-05-17T07:27:35","modified_gmt":"2023-05-17T07:27:35","slug":"analog-verbal-test","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/","title":{"rendered":"Mengenal Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap perusahaan yang mengadakan proses seleksi karyawan pastinya mereka akan melibatkan aspek komunikasi dan pemahaman verbal yang kuat. Terlebih lagi, proses seleksi yang perusahaan lakukan membutuhkan banyak analisis untuk mengetahui kemampuan kandidatnya. Salah satu contoh tesnya adalah menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tes ini merupakan salah satu alat yang efektif untuk mengukur kemampuan verbal seseorang, terutama dalam hal pemahaman, penalaran, dan analisis kata-kata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1028 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-06-at-13.31.38.jpeg\" alt=\"analog verbal test\" width=\"1379\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-06-at-13.31.38.jpeg 1379w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-06-at-13.31.38-300x94.jpeg 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-06-at-13.31.38-1024x320.jpeg 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/WhatsApp-Image-2023-04-06-at-13.31.38-768x240.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1379px) 100vw, 1379px\" \/><\/a>Seperti halnya pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik, seperti manajemen tim, kemampuan verbal yang kuat menjadi kualitas yang sangat perusahaan hargai. Dengan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat memastikan bahwa kandidat yang mereka pilih memiliki kemampuan verbal yang memadai untuk berkomunikasi dengan jelas, memahami informasi dengan baik, dan mampu mengartikulasikan ide-ide dengan tepat.<\/span><\/p>\n<div id=\"toc_container\">\n<h2><strong>Daftar Isi<\/strong><\/h2>\n<ul class=\"toc_list\">\n<li><a href=\"#1\">Apa itu Analog Verbal Test? <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#2\">Mengapa Analog Verbal Test Penting untuk HRD Terapkan? <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#3\">Tips Cara Pembuatan Soal Analog Verbal Test <\/a>\n<ol>\n<li><a href=\"#a\">Memilih konsep atau kata kunci yang relevan <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#b\">Membuat pernyataan analogi yang jelas <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#c\">Menggunakan variasi format soal <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#d\">Menghindari distraksi yang tidak relevan <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#e\">Membuat soal dengan tingkat kesulitan yang bervariasi <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#f\">Melakukan uji coba dan validasi soal <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#g\">Memberikan petunjuk yang jelas <\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#4\">Contoh Soal Analog Verbal Test <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#5\">Kesimpulan <\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 id=\"1\" style=\"text-align: justify;\"><b>Apa itu <\/b><b><i>Analog Verbal Test<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah sebuah metode penilaian yang digunakan dalam seleksi karyawan untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Tes ini biasanya terdiri dari serangkaian pertanyaan analogi verbal yang mengharuskan peserta mengidentifikasi hubungan dan pola antara kata-kata yang HRD berikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kandidat akan perusahaan berikan serangkaian pernyataan atau kata-kata yang harus mereka hubungkan dengan kata-kata lain berdasarkan kesamaan, perbedaan, atau hubungan tertentu. Kandidat harus mampu memahami makna kata-kata yang perusahaan berikan, menemukan pola atau relasi di antara kata-kata tersebut, dan kemudian menentukan kata yang paling sesuai untuk melengkapi hubungan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"2\" style=\"text-align: justify;\"><b>Mengapa <\/b><b><i>Analog Verbal Test<\/i><\/b><b> Penting untuk HRD Terapkan?<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1470 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-29.jpg\" alt=\"contoh soal tes analog verbal \" width=\"700\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-29.jpg 700w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-29-300x154.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat penting untuk HRD terapkan dalam proses seleksi karyawan. Hal ini dikarenakan tes ini memiliki beberapa manfaat yang signifikan. Pertama, tes ini dapat mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang dengan lebih akurat. Maka dari itu, kedua faktor ini sangat penting dalam lingkungan kerja yang membutuhkan komunikasi. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, HRD dapat mengevaluasi kemampuan kandidat dalam mengartikulasikan ide dan pemikiran mereka secara verbal, memahami pesan tertulis dengan baik, dan menafsirkan informasi secara tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga membantu HRD dalam menilai kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah. Tes ini dapat menguji kemampuan kandidat dalam berpikir kritis melalui pencarian pola, hubungan, dan kesamaan antara kata-kata. Dalam banyak peran pekerjaan, kemampuan berpikir analitis menjadi kualifikasi yang penting, karena nantinya para kandidat akan menghadapi situasi yang kompleks dan membutuhkan analisis mendalam untuk pemecahan masalah yang efektif.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"3\" style=\"text-align: justify;\"><b>Tips Cara Pembuatan Soal <\/b><b><i>Analog Verbal Test<\/i><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menyusun soal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda sebagai seorang HRD perlu memerhatikan beberapa hal agar soal-soal yang Anda buat dapat memberikan hasil yang akurat dan informatif. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan dalam cara pembuatan soal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang efektif dan sesuai dengan tujuan evaluasi yang Anda inginkan:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"a\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Memilih Konsep atau Kata Kunci yang Relevan\u00a0<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama yang harus Anda lakukan ketika membuat soal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah memilih konsep atau kata kunci yang relevan dengan kemampuan yang ingin perusahaan uji. Anda harus mengidentifikasi aspek atau keterampilan khusus yang perusahaan cari, seperti pemahaman analogi, logika verbal, atau pemahaman makna kata. Dengan memilih konsep atau kata kunci yang relevan, tes tersebut dapat menggambarkan dengan baik kemampuan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti misalnya, jika Anda ingin menguji pemahaman analogi, Anda dapat memilih konsep atau kata kunci yang berkaitan dengan perbandingan, hubungan, atau kesamaan antara kata-kata atau konsep-konsep. Di sisi lain, hal ini akan membantu Anda membuat soal-soal yang relevan dan konsep ini mampu mengukur kemampuan yang perusahaan inginkan secara efektif. Dengan catatan, konsep yang Anda pilih itu masih memiliki kaitannya dengan jenis pekerjaan yang ada agar dapat mengukur kemampuan yang sesuai.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"b\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2. Membuat Pernyataan Analogi yang Jelas<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan analogi yang jelas akan mempermudah kandidat untuk mengidentifikasi hubungan antara dua kata atau konsep yang perusahaan berikan. Ketika Anda ingin menciptakan pernyataan analogi yang jelas, maka Anda harus memastikan hubungan antara kata-kata dalam analogi itu konsisten dan terkait secara logis. Misalnya, jika menggunakan analogi hubungan sebab-akibat, pastikan bahwa kata-kata yang Anda gunakan dalam pernyataan tersebut memang memiliki hubungan sebab-akibat yang jelas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, gunakan kata-kata yang tidak ambigu dan mudah dipahami oleh kandidat. Tidak hanya itu, hindari penggunaan kata-kata yang ambigu atau memiliki makna ganda yang dapat membingungkan kandidat dan mengganggu pemahaman mereka terhadap pernyataan analogi. Dengan membuat pernyataan analogi yang jelas, tes analogi verbal akan menjadi lebih efektif dalam mengukur kemampuan peserta dalam melihat dan mengenali pola hubungan antara kata-kata.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"c\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">3. Menggunakan Variasi Format Soal<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat membuat tes analogi verbal, penting bagi Anda untuk menggunakan variasi format soal guna menguji kemampuan peserta dalam mengenali pola hubungan antara kata-kata dengan berbagai cara. Dengan menggunakan variasi format soal, Anda dapat menghindari kesan monoton atau repetitif dalam tes, sehingga peserta tetap terstimulasi dan tertantang dalam menyelesaikan setiap soal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, Anda dapat menggunakan format soal yang meminta kandidat untuk melengkapi hubungan antara dua kata dengan kata yang tepat, atau meminta mereka untuk memilih kata yang memiliki hubungan serupa dengan kata-kata yang terdapat pada soal. Selain itu, Anda juga dapat menggabungkan format soal dengan elemen gambar atau visual untuk memperkaya pengalaman peserta dalam memecahkan analogi verbal.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"d\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">4. Menghindari Distraksi yang Tidak Relevan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat membuat tes analogi verbal, Anda harus memastikan untuk menghindari <a href=\"https:\/\/www.gurusiana.id\/read\/ratnajuwita101952\/article\/ada-apa-dengan-distraksi-5290782\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">distraksi<\/a> yang tidak relevan agar para kandidat dapat fokus pada inti dari pertanyaan dan menyelesaikan soal dengan akurat. Distraksi yang tidak relevan dapat mengaburkan pola hubungan yang seharusnya kandidat temukan dalam analogi, sehingga mengganggu proses pemecahan soal. Untuk menghindari distraksi, pastikan setiap elemen dalam analogi verbal memiliki hubungan yang konsisten dan terkait dengan konsep yang sedang diuji.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Anda harus memastikan juga bahwa pilihan jawaban yang Anda sediakan tidak mengandung distraksi yang tidak relevan. Pilihan jawaban yang salah sebaiknya memiliki hubungan yang kurang kuat atau keliru dengan analogi yang diberikan, sehingga kandidat dapat membedakan dengan jelas jawaban yang benar. Dengan menghindari distraksi yang tidak relevan, Anda dapat memastikan bahwa peserta fokus pada pola hubungan yang sebenarnya dan dapat mengaplikasikannya dengan tepat.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"e\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">5. Membuat Soal dengan Tingkat Kesulitan yang Bervariasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat membuat tes analogi verbal, Anda harus mempertimbangkan tingkat kesulitan yang bervariasi dalam setiap soal yang Anda susun. Di sisi lain, hal ini memungkinkan pengujian yang lebih komprehensif terhadap kemampuan kandidat dalam mengidentifikasi dan menerapkan pola hubungan dalam berbagai tingkat kompleksitas. Oleh karena itu, mulailah dengan soal yang relatif mudah untuk memberikan kesempatan kepada kandidat untuk memahami konsep dasar dan membangun kepercayaan diri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, secara bertahap Anda dapat meningkatkan tingkat kesulitan untuk menguji kemampuan kandidat dalam menerapkan pola hubungan yang lebih kompleks dan abstrak. Tidak sampai situ, Anda juga harus menyertakan analogi berdasarkan hubungan sinonim, antonim, kausalitas, atau analogi berdasarkan kategori atau kelas. Secara keseluruhan Anda dapat menguji kemampuan peserta dalam mengenali dan memahami berbagai macam pola hubungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"f\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">6. Melakukan Uji Coba dan Validasi Soal<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menyusun soal, Anda harus melakukan uji coba soal tersebut pada sejumlah kandidat yang representatif. Namun, dalam pengujian ini, Anda perlu memerhatikan reaksi dan kinerja kandidat terhadap setiap soal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah soal tersebut sudah jelas menggambarkan hubungan analogi yang Anda maksud dan apakah kandidat dapat menjawabnya dengan tepat. Misalnya, jika ada kebingungan yang sering muncul, pertimbangkan untuk merevisi soal agar mudah dipahami.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, validasi soal juga penting untuk memastikan bahwa soal yang Anda gunakan dalam tes analogi verbal memiliki kualitas yang baik dan dapat mengukur kemampuan kandidat. Maka dari itu, Anda perlu melakukan analisis statistik pada data hasil tes untuk memeriksa reliabilitas dan validitas soal. Hal ini disebabkan oleh reliabilitas yang mengacu pada konsistensi hasil yang diperoleh dari soal, sedangkan validitas berhubungan dengan sejauh mana soal tersebut dapat mengukur kemampuan yang perusahaan inginkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"g\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">7. Memberikan Petunjuk yang Jelas<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan petunjuk yang jelas merupakan hal penting dalam pembuatan tes analogi verbal. Hal ini disebabkan karena petunjuk yang jelas akan membantu kandidat dalam memahami tugas yang akan mereka hadapi. Kemudian, Anda harus memastikan petunjuk yang ada dapat mendeskripsikan dengan jelas apa yang kandidat harapkan dalam menjawab soal analogi. Tidak hanya itu, Anda juga harus menyertakan instruksi yang spesifik, seperti mengidentifikasi hubungan analogi, melengkapi kalimat yang kosong, atau memilih jawaban yang paling tepat berdasarkan hubungan yang diberikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain memberikan petunjuk yang jelas, Anda perlu juga menyertakan contoh-contoh soal yang menggambarkan pola analogi yang mungkin muncul dalam tes. Soal tes ini akan memberikan gambaran kepada kandidat tentang jenis hubungan analogi yang mereka harapkan, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Selain itu, Anda juga harus memastikan tes tersebut mencakup variasi hubungan analogi yang mungkin muncul dalam tes sebenarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"4\" style=\"text-align: justify;\"><b>Contoh Soal <\/b><b><i>Analog Verbal Test<\/i><\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1469 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-30.jpg\" alt=\"psikotes analog\" width=\"700\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-30.jpg 700w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-30-300x154.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap beberapa periode waktu, perusahaan pastinya membutuhkan pembukaan rekrutmen untuk merekrut karyawan baru. Terlebih lagi, dalam proses seleksi, perusahaan akan memberikan berbagai macam tes untuk menilai kemampuan kandidat. Selanjutnya, terdapat beberapa jenis tes yang biasa perusahaan gunakan adalah tes kognitif, tes analogi verbal, <\/span><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/mengenal-aptitude-test-pada-tahap-seleksi-karyawan\/?blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">aptitude test<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain sebagainya. Oleh karena itu,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">berikut ini adalah contoh-contoh soal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analog verbal test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat Anda gunakan dalam seleksi karyawan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1. Piranha : Ikan = Cheetah : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Singa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Gajah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Harimau<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Jerapah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2. Pena : Tulis = Pahat : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Ukir<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Lukis<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Potong<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Gambir<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3. Biru : Warna = Ceria : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Emosi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Senang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Musik<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Suara<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4. Atlas : Peta = Kamus : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Kata<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Arti<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Bahasa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Ensiklopedia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">5. Apel : Pohon = Kain : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Benang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Rajutan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Pakaian<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Penjahit<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">6. Mobil : Jalan = Pesawat : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Jalur<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Udara<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Bandara<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Terbang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">7. Kupu-kupu : Belalang = Kucing : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Anjing<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Harimau<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Singa<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Macan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">8. Kopi : Minuman = Roti : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Makanan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Air<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Cokelat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Susu<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">9. Bunga : Tanaman = Bulan : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Planet<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Matahari<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Bumi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Galaksi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">10. Guru : Mengajar = Dokter : ______<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">a) Membaca<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">b) Menulis<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">c) Mengobati<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">d) Menggambar<\/span><\/p>\n<h2 id=\"5\" style=\"text-align: justify;\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tes analogi verbal merupakan salah satu alat yang efektif dalam seleksi karyawan. Kemudian, tes ini dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai kemampuan verbal, kemampuan berpikir analitis, serta kemampuan membuat hubungan antara konsep-konsep yang berbeda. Walaupun masih banyak jenis tes, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pengertian-tes-kognitif-beserta-fungsi-dan-contohnya\/?blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">tes kognitif<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat HRD gunakan, tetapi dengan menggunakan tes analogi verbal, HRD dapat mengevaluasi kandidat berdasarkan kemampuan verbal mereka dalam memahami dan menganalisis informasi secara cepat dan efektif.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-476 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png\" alt=\"analog verbal test\" width=\"1838\" height=\"574\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png 1838w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-768x240.png 768w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1536x480.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1838px) 100vw, 1838px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, dalam membuat soal dan menilai seluruh kandidat pastinya membutuhkan waktu yang cukup lama jika HRD lakukan secara manual. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/?blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">software EVA<\/a> untuk membantu dalam menilai tes analogi verbal yang sudah dikerjakan oleh para kandidat. Software EVA memiliki kemampuan untuk mengotomatiskan proses penilaian dan menganalisis hasil tes secara cepat dan akurat. Dengan menggunakan software EVA, HRD dapat menghemat waktu dan tenaga yang mereka perlukan dalam proses penilaian kandidat. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap perusahaan yang mengadakan proses seleksi karyawan pastinya mereka akan melibatkan aspek komunikasi dan pemahaman verbal yang kuat. Terlebih lagi, proses seleksi yang perusahaan lakukan membutuhkan banyak analisis untuk mengetahui kemampuan kandidatnya. Salah satu contoh tesnya adalah menggunakan analog verbal test. Tes ini merupakan salah satu alat yang efektif untuk mengukur kemampuan verbal seseorang, terutama&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":1471,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[146,147,148],"class_list":{"0":"post-1468","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-assesment","8":"tag-analog-verbal-test","9":"tag-tes-analogi-verbal","10":"tag-tes-seleksi-karyawan"},"acf":[],"_yoast_wpseo_focuskw":"analog verbal test","_yoast_wpseo_title":"Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif","_yoast_wpseo_linkdex":"83","_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":"11","_yoast_wpseo_wordproof_timestamp":"","_yoast_wpseo_metadesc":"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!","_yoast_wpseo_content_score":"90","_yoast_wpseo_primary_category":"18","_yoast_wpseo_canonical":null,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-17T07:27:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-17T07:27:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Stephanie Lim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Stephanie Lim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\"},\"author\":{\"name\":\"Stephanie Lim\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22\"},\"headline\":\"Mengenal Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif\",\"datePublished\":\"2023-05-17T07:27:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-17T07:27:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\"},\"wordCount\":1741,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg\",\"keywords\":[\"analog verbal test\",\"tes analogi verbal\",\"tes seleksi karyawan\"],\"articleSection\":[\"Assesment\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\",\"name\":\"Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg\",\"datePublished\":\"2023-05-17T07:27:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-17T07:27:35+00:00\",\"description\":\"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg\",\"width\":700,\"height\":360,\"caption\":\"asesmen iformatif\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"name\":\"EVA Blog\",\"description\":\"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"EVA Blog\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"width\":139,\"height\":64,\"caption\":\"EVA Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22\",\"name\":\"Stephanie Lim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp\",\"caption\":\"Stephanie Lim\"},\"description\":\"Saya adalah seorang praktisi untuk penulisan artikel yang mengulas tentang topik terkait implementasi teknologi ERP untuk berbagai proses bisnis seperti HR, Inventory, Akuntansi, dan sebagainya. Dalam menulis artikel, saya mengutamakan pendekatan yang aplikatif dan informatif, sehingga konten yang saya sajikan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah bisnis profesional.\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/anatha\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif","description":"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif","og_description":"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!","og_url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/","og_site_name":"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM","article_published_time":"2023-05-17T07:27:05+00:00","article_modified_time":"2023-05-17T07:27:35+00:00","og_image":[{"width":700,"height":360,"url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Stephanie Lim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Stephanie Lim","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/"},"author":{"name":"Stephanie Lim","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22"},"headline":"Mengenal Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif","datePublished":"2023-05-17T07:27:05+00:00","dateModified":"2023-05-17T07:27:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/"},"wordCount":1741,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg","keywords":["analog verbal test","tes analogi verbal","tes seleksi karyawan"],"articleSection":["Assesment"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/","name":"Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg","datePublished":"2023-05-17T07:27:05+00:00","dateModified":"2023-05-17T07:27:35+00:00","description":"Analog verbal test adalah tes dengan metode penilaian untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman seseorang. Pelajari lebih lanjut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-28.jpg","width":700,"height":360,"caption":"asesmen iformatif"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/analog-verbal-test\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Analog Verbal Test sebagai Alat Tes Seleksi Karyawan yang Efektif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","name":"EVA Blog","description":"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization","name":"EVA Blog","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","width":139,"height":64,"caption":"EVA Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22","name":"Stephanie Lim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp","caption":"Stephanie Lim"},"description":"Saya adalah seorang praktisi untuk penulisan artikel yang mengulas tentang topik terkait implementasi teknologi ERP untuk berbagai proses bisnis seperti HR, Inventory, Akuntansi, dan sebagainya. Dalam menulis artikel, saya mengutamakan pendekatan yang aplikatif dan informatif, sehingga konten yang saya sajikan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah bisnis profesional.","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/anatha\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1468"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1478,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1468\/revisions\/1478"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}