{"id":1951,"date":"2023-06-09T09:30:08","date_gmt":"2023-06-09T09:30:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?p=1951"},"modified":"2025-12-20T20:24:58","modified_gmt":"2025-12-20T13:24:58","slug":"sistem-shift-kerja-2-2-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/","title":{"rendered":"Cara menyusun jadwal sistem shift kerja 2-2-3 yang efektif"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem jadwal <em>shift<\/em> kerja 2-2-3 merupakan sebuah sistem yang penting dalam manajemen sumber daya manusia yang mengatur waktu kerja karyawan dalam suatu perusahaan. Dalam lingkungan bisnis yang dinamis, penggunaan jadwal <em>shift<\/em> kerja yang efektif menjadi kunci untuk menjaga efisiensi operasional, meningkatkan pelayanan pelanggan, dan mengoptimalkan produktivitas karyawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengatur jadwal <em>shift<\/em> kerja yang tepat, perusahaan dapat memastikan bahwa ada karyawan yang tersedia pada setiap waktu yang diperlukan, baik pada jam kerja normal maupun di luar jam kerja. Selain itu, jadwal pembagian <em>shift<\/em> kerja artinya juga memberikan fleksibilitas kepada karyawan untuk memilih <em>shift<\/em> yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka, sehingga menciptakan keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-476 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png\" alt=\"\" width=\"1838\" height=\"574\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png 1838w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-768x240.png 768w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1536x480.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1838px) 100vw, 1838px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"toc_container\">\n<h2><strong>Daftar Isi<\/strong><\/h2>\n<ul class=\"toc_list\">\n<li><a href=\"#1\">Apa itu Shift Kerja Karyawan 2-2-3 <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#2\">Cara Menghitung Jam Kerja Shift Karyawan <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#3\">Contoh Rumus Membuat Jadwal Shift Kerja 2-2-3 di Excel <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#4\">Ketentuan Shift Kerja Karyawan oleh Undang-Undang <\/a>\n<ul>\n<li><a href=\"#a\">Durasi kerja <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#b\">Waktu istirahat <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#c\">Jam lembur <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#d\">Jaminan keselamatan dan kesehatan\u00a0 <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#e\">Libur mingguan <\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><a href=\"#5\">Kesimpulan <\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 id=\"1\"><b>Apa itu <em>Shift<\/em> Kerja Karyawan 2-2-3?<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1768\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/478DC786-9C54-4618-9568-528D05C96F6C.jpeg\" alt=\"sistem shift kerja 2-2-3 \" width=\"1400\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/478DC786-9C54-4618-9568-528D05C96F6C.jpeg 1400w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/478DC786-9C54-4618-9568-528D05C96F6C-300x154.jpeg 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/478DC786-9C54-4618-9568-528D05C96F6C-1024x527.jpeg 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/478DC786-9C54-4618-9568-528D05C96F6C-768x395.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1400px) 100vw, 1400px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Shift kerja karyawan 2-2-3 adalah jenis jadwal <em>shift<\/em> kerja yang melibatkan dua hari kerja berturut-turut, diikuti oleh dua hari libur, dan diikuti dengan tiga hari kerja berturut-turut. Pola ini terus berulang dalam siklus mingguan. Berikut adalah contoh penjelasan tentang bagaimana <em>shift<\/em> kerja 2-2-3 dapat diatur:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh jadwal <em>shift<\/em> kerja 2-2-3:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minggu 1:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Senin: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Selasa: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Rabu: Libur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kamis: Libur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Jumat: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sabtu: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Minggu: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minggu 2:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Senin: Libur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Selasa: Libur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Rabu: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Kamis: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Jumat: <em>Shift<\/em> kerja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sabtu: Libur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Minggu: Libur<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pola ini memungkinkan karyawan untuk memiliki jadwal yang teratur, dengan periode waktu kerja yang relatif pendek dan periode liburan yang lebih panjang. Sistem ini juga memberikan waktu bagi karyawan untuk beristirahat dan mengisi kembali energi mereka sebelum memulai siklus kerja berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Shift<\/em> kerja 2-2-3 sering digunakan dalam industri dengan operasional yang berlangsung sepanjang minggu, seperti industri manufaktur, layanan kesehatan, atau sektor jasa. Namun, penting untuk dicatat bahwa pola <em>shift<\/em> kerja dapat bervariasi antara perusahaan-perusahaan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari industri dan perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"2\"><b>Cara Menghitung Jam Kerja <em>Shift<\/em> Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1587 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/11E421B1-8E0B-4CB8-B685-A9123AC36C42.jpeg\" alt=\"sistem shift kerja 2-2-3\" width=\"1400\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/11E421B1-8E0B-4CB8-B685-A9123AC36C42.jpeg 1400w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/11E421B1-8E0B-4CB8-B685-A9123AC36C42-300x154.jpeg 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/11E421B1-8E0B-4CB8-B685-A9123AC36C42-1024x527.jpeg 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/11E421B1-8E0B-4CB8-B685-A9123AC36C42-768x395.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1400px) 100vw, 1400px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghitung jam kerja <em>shift<\/em> karyawan, Anda perlu menentukan durasi shift kerja dan berbagai faktor yang mempengaruhi waktu kerja. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam menghitung jam kerja shift karyawan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b>Tentukan durasi <em>shift<\/em> kerja:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tentukan berapa lama karyawan akan bekerja dalam satu<em> shift<\/em>. Misalnya, <em>shift<\/em> pagi mungkin mulai terhitung pukul 08:00 dan berakhir pukul 16:00, sehingga durasi <em>shift<\/em> adalah 8 jam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><b>Perhatikan waktu istirahat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pastikan Anda mempertimbangkan waktu istirahat yang berlaku\u00a0 pada undang-undang atau kebijakan perusahaan. Misalnya, jika karyawan memiliki waktu istirahat selama 1 jam setiap <em>shift<\/em>, kurangi durasi istirahat dari durasi <em>shift<\/em> kerja.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li><b>Perhitungan jam lembur:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika karyawan melebihi jumlah jam kerja yang berlaku oleh hukum atau peraturan perusahaan, jam tersebut mungkin terhitung sebagai jam lembur. Pastikan Anda memahami kebijakan lembur yang berlaku dan menghitungnya dengan benar.<\/span><\/li>\n<li><b>Hitung total jam kerja:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jumlahkan total jam kerja untuk setiap<em> shift<\/em> karyawan selama periode waktu tertentu, misalnya satu minggu atau satu bulan. Hal ini dapat melibatkan penjumlahan jam kerja dari semua <em>shift<\/em> karyawan.<\/span><\/li>\n<li><b>Pertimbangkan perbedaan hari kerja:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perhatikan perbedaan hari kerja, seperti hari libur atau cuti. Pastikan Anda mengatur jadwal <em>shift<\/em> kerja dengan mempertimbangkan perbedaan ini dan menghitung jam kerja dengan tepat. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan kesepatan kepada karyawan untuk menerima dan menolak <em>offer shift. Offer shift <\/em>adalah tawaran <em>shift<\/em> dari perusahaan kepada seorang karyawan untuk mengambil atau mengisi <em>shift<\/em> tertentu diluar jadwal kerja mereka. Ini bisa berupa penawaran<em> shift<\/em> tambahan, perubahan <em>shift<\/em>, atau bahkan tawaran <em>shift<\/em> penuh dalam posisi baru.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk mencatat bahwa perhitungan jam kerja dapat bervariasi tergantung pada peraturan dan kebijakan perusahaan, serta hukum ketenagakerjaan yang berlaku di negara atau wilayah Anda. Pastikan Anda mengacu pada kebijakan dan peraturan yang berlaku di tempat kerja Anda untuk menghitung jam kerja dengan benar.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"3\"><b>Contoh Rumus Membuat Jadwal <em>Shift<\/em> Kerja 2-2-3 di Excel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah contoh cara menyusun sistem jadwal <em>shift<\/em> kerja 2-2-3 menggunakan Excel:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1952\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/images.png\" alt=\"\" width=\"715\" height=\"244\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/images.png 384w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/images-300x102.png 300w\" sizes=\"(max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Langkah 1:<\/strong> Buka Microsoft Excel dan buatlah lembar kerja baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Langkah2:<\/strong> Buatlah kolom-kolom dengan judul &#8220;Tanggal&#8221;, &#8220;<em>Shift<\/em> 1&#8243;, &#8220;<em>Shift<\/em> 2&#8243;, &#8220;<em>Shift<\/em> 3&#8243;, dan seterusnya sesuai dengan jumlah <em>shift<\/em> yang diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Langkah 3:<\/strong> Mulailah dengan memasukkan tanggal awal di kolom &#8220;Tanggal&#8221; pada baris pertama. Kemudian, isi tanggal-tanggal berikutnya di bawahnya sesuai dengan siklus mingguan 2-2-3.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Langkah 4:<\/strong> Tentukan jenis <em>shift<\/em> untuk setiap hari. Misalnya, pada<em> shift<\/em> 1, beri tanda &#8220;X&#8221; di kolom &#8220;<em>Shift<\/em> 1&#8243; untuk hari-hari yang termasuk dalam<em> shift<\/em> tersebut. Lanjutkan untuk <em>shift-shift<\/em> lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Langkah 5:<\/strong> Anda dapat menggunakan format warna atau gaya font untuk membedakan<em> shift-shift<\/em> tersebut agar lebih mudah terbaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Langkah 6:<\/strong> Lanjutkan pola ini untuk jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan penuh atau lebih.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"4\"><b>Ketentuan <em>Shift<\/em> Kerja Karyawan oleh Undang-Undang<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.fspbun.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/undang1.jpg\" alt=\"\" width=\"715\" height=\"520\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketentuan <em>shift<\/em> kerja karyawan dapat berbeda-beda di setiap negara, dan hal ini teratur dalam undang-undang ketenagakerjaan. Berikut adalah beberapa contoh ketentuan umum terkait <em>shift<\/em> kerja karyawan yang biasanya terdapat di undang-undang:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"a\"><span style=\"font-weight: 400;\">Durasi kerja<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang ketenagakerjaan biasanya membatasi jumlah jam kerja dalam satu <em>shift<\/em>, harian, dan mingguan. Misalnya, batas maksimum jam kerja harian adalah 8 jam atau 9 jam dengan adanya waktu istirahat, dan batas maksimum jam kerja mingguan adalah 40 jam. Ketentuan ini dapat bervariasi antara negara dan sektor industri tertentu.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"b\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu istirahat<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang ketenagakerjaan juga menetapkan waktu istirahat yang wajib bagi karyawan selama <em>shift<\/em> kerja mereka. Contohnya, karyawan mungkin memiliki waktu istirahat 30 menit atau 1 jam setelah bekerja selama sejumlah jam tertentu.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"c\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jam lembur<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang seringkali mengatur penghitungan dan pembayaran jam lembur ketika karyawan melebihi jam kerja normal. Biasanya, ketika lembur karyawan mendapatkan upah yang lebih tinggi daripada upah jam kerja biasa. Pemerintah menetapkan batasan jam kerja lembur dalam sehari atau dalam satu minggu.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"d\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jaminan keselamatan dan kesehatan\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang ketenagakerjaan juga memberikan pedoman terkait jaminan keselamatan dan kesehatan karyawan yang bekerja dalam<em> shift<\/em> kerja. Hal ini meliputi aspek seperti jadwal libur, jadwal rotasi, waktu istirahat yang cukup, dan perlindungan dari kelelahan kerja.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"e\"><span style=\"font-weight: 400;\">Libur mingguan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang juga menetapkan hak karyawan untuk mendapatkan libur mingguan yang biasanya berlaku setelah bekerja dalam periode tertentu, seperti setelah bekerja selama 6 hari berturut-turut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketentuan-ketentuan ini dapat berbeda di setiap negara, dan penting untuk merujuk pada undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di wilayah Anda untuk memahami ketentuan<em> shift<\/em> kerja yang berlaku secara spesifik. Selain itu, peraturan perusahaan dan perjanjian kerja kolektif dapat memberikan ketentuan tambahan terkait <em>shift<\/em> kerja karyawan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-463\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2.png\" alt=\"sistem shift kerja 2-2-3\" width=\"1379\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2.png 1379w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-768x240.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1379px) 100vw, 1379px\" \/><\/p>\n<h2 id=\"5\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadwal <em>shift<\/em> kerja berguna bagi perusahaan untuk memastikan bahwa ada personel yang tersedia pada setiap waktu yang diperlukan. Selain itu, jadwal <em>shift<\/em> kerja juga memberikan fleksibilitas kepada karyawan untuk memilih <em>shift<\/em> yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Sistem<em> shift<\/em> kerja karyawan 2-2-3 adalah jenis jadwal<em> shift<\/em> kerja yang melibatkan dua hari kerja berturut-turut, diikuti oleh dua hari libur, dan kemudian diikuti oleh tiga hari kerja berturut-turut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, membuat <em>shift<\/em> kerja secara manual memiliki beberapa kerugian dan potensi kesalahan yang tidak dapat diatasi seperti, <em>human error<\/em>. Maka dari itu penting untuk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\">sistem EVA<\/a>, agar mengatur jadwal kerja <em>shift<\/em> dengan mudah dan efisien. Sistem EVA menyediakan fitur-fitur yang dapat mengotomatiskan proses penjadwalan, mempertimbangkan keterampilan dan preferensi karyawan, mengelola perubahan jadwal, memantau ketersediaan karyawan, serta menghasilkan laporan analisis terkait jadwal <em>shift<\/em> kerja.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem jadwal shift kerja 2-2-3 merupakan sebuah sistem yang penting dalam manajemen sumber daya manusia yang mengatur waktu kerja karyawan dalam suatu perusahaan. Dalam lingkungan bisnis yang dinamis, penggunaan jadwal shift kerja yang efektif menjadi kunci untuk menjaga efisiensi operasional, meningkatkan pelayanan pelanggan, dan mengoptimalkan produktivitas karyawan.\u00a0 Dengan mengatur jadwal shift kerja yang tepat, perusahaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":1578,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[162],"tags":[164,191,192],"class_list":{"0":"post-1951","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-hris","8":"tag-eva","9":"tag-jadwal-shift-kerja","10":"tag-jam-kerja"},"acf":[],"_yoast_wpseo_focuskw":"sistem shift kerja 2-2-3","_yoast_wpseo_title":"Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!","_yoast_wpseo_linkdex":"76","_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":"8","_yoast_wpseo_wordproof_timestamp":"","_yoast_wpseo_metadesc":"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!","_yoast_wpseo_content_score":"90","_yoast_wpseo_primary_category":"162","_yoast_wpseo_canonical":null,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-09T09:30:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-20T13:24:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mario Halim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mario Halim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mario Halim\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/8455876cf5f16996e9809dbc0ae3d4bb\"},\"headline\":\"Cara menyusun jadwal sistem shift kerja 2-2-3 yang efektif\",\"datePublished\":\"2023-06-09T09:30:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-20T13:24:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\"},\"wordCount\":1161,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg\",\"keywords\":[\"eva\",\"Jadwal shift kerja\",\"Jam kerja\"],\"articleSection\":[\"HRIS\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\",\"name\":\"Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-06-09T09:30:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-20T13:24:58+00:00\",\"description\":\"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg\",\"width\":1400,\"height\":720,\"caption\":\"sistem shift kerja 2-2-3\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara menyusun jadwal sistem shift kerja 2-2-3 yang efektif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"name\":\"EVA Blog\",\"description\":\"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"EVA Blog\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"width\":139,\"height\":64,\"caption\":\"EVA Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/8455876cf5f16996e9809dbc0ae3d4bb\",\"name\":\"Mario Halim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60e5c83ed632e8fe8ada6cafca954fde?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60e5c83ed632e8fe8ada6cafca954fde?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mario Halim\"},\"description\":\"Junior Content Writer at HashMicro\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/mario\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!","description":"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!","og_description":"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!","og_url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/","og_site_name":"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM","article_published_time":"2023-06-09T09:30:08+00:00","article_modified_time":"2025-12-20T13:24:58+00:00","og_image":[{"width":1400,"height":720,"url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mario Halim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mario Halim","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/"},"author":{"name":"Mario Halim","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/8455876cf5f16996e9809dbc0ae3d4bb"},"headline":"Cara menyusun jadwal sistem shift kerja 2-2-3 yang efektif","datePublished":"2023-06-09T09:30:08+00:00","dateModified":"2025-12-20T13:24:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/"},"wordCount":1161,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg","keywords":["eva","Jadwal shift kerja","Jam kerja"],"articleSection":["HRIS"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/","name":"Sistem Shift Kerja 2-2-3: Pengertian, Contoh, Cara Menyusunya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg","datePublished":"2023-06-09T09:30:08+00:00","dateModified":"2025-12-20T13:24:58+00:00","description":"Berikut penjelasan terkait cara menyusun jadwal kerja dengan menggunakan rumus dari sistem shift kerja 2-2-3. Simaklah penjelasan EVA blog!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/81D9AB5F-742B-407A-B2C8-0BE10090516A.jpeg","width":1400,"height":720,"caption":"sistem shift kerja 2-2-3"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/sistem-shift-kerja-2-2-3\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara menyusun jadwal sistem shift kerja 2-2-3 yang efektif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","name":"EVA Blog","description":"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization","name":"EVA Blog","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","width":139,"height":64,"caption":"EVA Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/8455876cf5f16996e9809dbc0ae3d4bb","name":"Mario Halim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60e5c83ed632e8fe8ada6cafca954fde?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60e5c83ed632e8fe8ada6cafca954fde?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mario Halim"},"description":"Junior Content Writer at HashMicro","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/mario\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1951","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1951"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1951\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4800,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1951\/revisions\/4800"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1951"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1951"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1951"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}