{"id":2225,"date":"2023-06-16T06:29:57","date_gmt":"2023-06-16T06:29:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?p=2225"},"modified":"2023-06-16T06:29:57","modified_gmt":"2023-06-16T06:29:57","slug":"pph-atas-pesangon-karyawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung PPh atas Pesangon Karyawan Beserta Jenis-Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) atas pesangon karyawan memiliki kepentingan yang signifikan bagi perusahaan. Dalam melaksanakan kewajiban perpajakan ini, perusahaan dapat menunjukkan komitmen terhadap kepatuhan hukum hingga tanggung jawab sosialnya. Dengan menghitung hingga memotong PPh atas pesangon secara tepat, perusahaan juga dapat menghindari sanksi hingga masalah hukum yang mungkin timbul akibat pelanggaran pajak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan yang melakukan pembayaran pajak dengan baik juga dapat membangun citra baik di mata publik yang dapat berguna bagi pelaksanaan bisnisnya. Sayangnya, banyaknya aturan hingga ketentuan mengenai perhitungan ini membuat perhitungan ini cukup rumit. Simak uraian di bawah ini agar bisa mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai perhitungan pajak atas pesangon karyawan!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/essentials\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-463 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2.png\" alt=\"pph atas pesangon\" width=\"1379\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2.png 1379w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-768x240.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1379px) 100vw, 1379px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"toc_container\">\n<h2><strong>Daftar Isi<\/strong><\/h2>\n<ul class=\"toc_list\">\n<li><a href=\"#1\">Pengertian Pesangon<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#2\">Jenis-jenis Pesangon<\/a>\n<ol>\n<li><a href=\"#a\">Uang pesangon<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#b\">Uang penghargaan masa kerja<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#c\">Uang penggantian hak <\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#3\">Pengertian PPh atas Pesangon Karyawan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#4\">Ketentuan PPh atas Pesangon Karyawan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#5\">Tarif PPh atas Pesangon Karyawan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#6\">Contoh Perhitungan PPh atas Pesangon Karyawan<\/a>\n<ol>\n<li><a href=\"#d\">Perhitungan PPh atas pesangon karyawan yang dibayar sekaligus<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#e\">Contoh pajak pesangon yang dibayar bertahap<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#7\">Kesimpulan <\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 id=\"1\"><b>Pengertian Pesangon<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas tentang perhitungan pph atas pesangon, Anda harus mengetahui terlebih dahulu tentang pengertian pesangon. Secara umum, uang pesangon adalah sejumlah uang yang harus perusahaan sebagai pemberi kerja bayarkan kepada karyawannya sehubungan dengan berakhirnya masa kerja mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pesangon hanya dapat dibayarkan pada saat karyawan telah berhenti dari perusahaan. Beberapa sebab berhentinya karyawan yang bisa diberikan pesangon antara lain, pensiun atau berakhirnya masa kerja, meninggal dunia, maupun pemutusan hubungan kerja sebagai dampak upaya efisiensi yang dilakukan perusahaan atau perusahaan tidak lagi beroperasi.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"2\"><b>Jenis-jenis Pesangon\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2226 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115802.917.png\" alt=\"jenis severance pay\" width=\"525\" height=\"270\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115802.917.png 525w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115802.917-300x154.png 300w\" sizes=\"(max-width: 525px) 100vw, 525px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat aturan tersendiri dalam pemberian pesangon. Hal ini agar tidak adanya ketimpangan jumlah antara satu karyawan dengan yang lainnya, maupun satu perusahaan dengan perusahaan lain. Perhitungan pesangon hingga pajaknya ini telah diatur dalam pasal 15 ayat 1 Undang-Undang No, 13 Tahun 2003 mengenai tiga jenis pemberian uang kepada karyawan yang telah di-PHK. Ketiga jenis uang yang diberikan itu meliputi:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"a\"><span style=\"font-weight: 400;\">1) Uang pesangon\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang pesangon merupakan bentuk kompensasi yang wajib diberikan oleh perusahaan kepada karyawan yang telah menyumbangkan tenaganya selama masa kerja di perusahaan tersebut. Besaran uang pesangon mencakup jumlah upah yang diberikan gaji pokok, ditambahkan dengan tunjangan tetap yang dapat berupa uang makan, uang kesehatan, maupun uang transportasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara perhitungan uang pesangon telah diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja Pasal 81 No. 44 di mana nilai dari pesangon akan ditentukan berdasarkan masa kerja karyawan di perusahaan tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Masa Kerja<\/b><\/td>\n<td><b>Besaran Uang Pesangon<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&lt; 1 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1 &#8211; 2 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2 -3 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 &#8211; 4 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">4x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">4 &#8211; 5 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5 &#8211; 6 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">6x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">6 &#8211; 7 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">7x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">7 &#8211; 8 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">8x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&gt; 8 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">9x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3 id=\"b\"><span style=\"font-weight: 400;\">2) Uang penghargaan masa kerja<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang penghargaan masa kerja merupakan upah yang diberikan kepada karyawan sebagai bentuk penghargaan atas masa kerja yang telah mereka lakukan di perusahaan. Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 156 ayat 3, karyawan yang telah bekerja di atas 3 tahun wajib mendapatkan uang penghargaan masa kerja, sehingga menghasilkan ketentuan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Masa Kerja<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Besaran UPMK<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3 &#8211; 6 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">6 &#8211; 9 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">3x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">9 &#8211; 12 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">4x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">12 &#8211; 15 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">15 &#8211; 18 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">6x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">18 &#8211; 21 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">7x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">21 &#8211; 24 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">8x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">&gt;24 Tahun<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">10x upah per bulan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya uang pesangon dan juga UPMK, maka di akhir masa pekerjaannya, karyawan akan mendapatkan sejumlah uang dengan besaran tertentu. Nilai ini telah diatur dalam PP No. 35 Tahun 2021 mengenai besaran jumlah upah yang diterima karyawan berdasarkan alasan PHK-nya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karyawan yang meninggal dunia akan mendapatkan 1x ketentuan pesangon plus 1x ketentuan PHK.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk karyawan pensiun, cara menghitung pesangon pensiunnya adalah dengan menjumlahkan 1,75x ketentuan pesangon plus 1x ketentuan UPMK.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi karyawan yang di-PHK akibat perusahaan tutup atau melakukan efisiensi, cara menghitung pesangon PHK-nya adalah dengan menjumlahkan 1x ketentuan pesangon plus 1x ketentuan UPMK.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 id=\"c\"><span style=\"font-weight: 400;\">3) Uang penggantian hak\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang penggantian hak merupakan senilai uang bagi karyawan sebagai penggantian hak-hak yang mungkin telah mereka akumulasikan selama bekerja di perusahaan. Berdasarkan pasal 156 ayat 4 Undang-Undang Ketenagakerjaan, beberapa jenis uang penggantian hak yang wajib diberikan kepada karyawan ketika mereka di-PHK adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuti tahunan yang belum sempat tergunakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ongkos dinas luar kota yang belum perusahaan bayarkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga pengobatan atau perawatan sebesar 15% uang pesangon<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya lainnya yang telah ada dalam perjanjian kerja<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"3\"><b>Pengertian PPh atas Pesangon Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2227 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115452.181.png\" alt=\"pajak penghasilan\" width=\"700\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115452.181.png 700w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115452.181-300x154.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penjelasan mengenai perhitungan uang pesangon di atas merupakan jumlah kotor yang harus perusahaan bayarkan sebelum terpotong pajak pesangon. Pajak yang\u00a0 dalam pemotongan ini juga merupakan bagian dari PPh 21 pesangon yang telah ada dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16\/PMK.03\/2010.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan peraturan ini, pesangon karyawan akan dikenakan dan dipotong PPh pesangon yang bersifat final. PPh atas pesangon ini wajib disetorkan kepada negara paling lambat 10 hari setelah masa pajak berakhir. Pembayar pajak juga harus melaporkan kepada SPT PPh 21 masa dengan membuat Formulir 1721-VII Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 (Final).<\/span><\/p>\n<h2 id=\"4\"><b>Ketentuan PPh atas Pesangon Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan memiliki tanggung jawab agar dapat melakukan pemotongan PPh atas pesangon sebelum membayarkannya kepada karyawan. Adanya ketentuan ini memberikan kejelasan hingga kepastian bagi perusahaan dalam menjalankan kewajiban perpajakan hingga mencegah adanya pelanggaran hukum terkait pajak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembayaran PPh atas pesangon karyawan ini terdapat pada pasal 6 dan 7 PMK 16\/PMK.03.\/2010. Berdasarkan pasal tersebut, pemotongan PPh atas pesangon karyawan yang dibayar secara sekaligus merupakan hal yang pemberi kerja lakukan. Sedangkan, untuk pesangon secara bertahap, badan pengelola dana pesangon lah yang akan memotong pajaknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"5\"><b>Tarif PPh atas Pesangon Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemotongan PPh 21 ditanggung karyawan tidaklah perusahaan lakukan begitu saja. Terdapat peraturan mengenai tarif PPh 21 final yang harus mereka bayarkan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009, tarif tersebut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<table border=\"1\" width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Penghasilan Bruto<\/b><\/td>\n<td><b>Tarif Pajak<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai 50 juta\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">0%<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">50 juta &#8211; 100 juta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">5%<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">100 juta &#8211; 500 juta\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">15%<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas 500 juta<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">25%<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penentuan tarif PPh 21 atas pesangon karyawan berdasarkan jumlah kumulatif uang pesangon yang dibayarkan paling lama dua tahun kalender. Jika terdapat uang pesangon\u00a0 pada tahun ketiga hingga seterusnya, perhitungan akan menggunakan tarif pajak progresif PPh 21 yang terkandung dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).<\/span><\/p>\n<h2 id=\"6\"><b>Contoh Perhitungan PPh atas Pesangon Karyawan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2228 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115914.712.png\" alt=\"contoh perhitungan pajak\" width=\"525\" height=\"270\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115914.712.png 525w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T115914.712-300x154.png 300w\" sizes=\"(max-width: 525px) 100vw, 525px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar dapat melakukan perhitungan PPh atas pesangon karyawan dengan tepat, Anda perlu mengetahui pengimplementasian peraturan dari pasal-pasal yang ada dengan kejadian yang terjadi di lapangan. Bagi Anda yang juga ingin mengetahui perhitungan PPh 21 untuk karyawan yang pindah kerja melalui artikel lainnya di EVA. Simak uraian di bawah ini agar bisa mendapatkan contoh penerapan perhitungan PPh atas pesangon karyawan di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h3 id=\"d\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Perhitungan PPh atas pesangon karyawan yang dibayar sekaligus<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PT Sinar Jaya telah membayarkan uang pesangon kepada Dina (yang telah bekerja selama 1 tahun memiliki NPWP) sebesar Rp170.000.000 pada 6 Juni 2023. Berdasarkan informasi tersebut, perhitungan PPh atas pesangon karyawan bagi Dina adalah sebagai berikut!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rp 50.000.000 x 0%\u00a0 \u00a0= Rp 0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rp 50.000.000 x 5%\u00a0 \u00a0= Rp 2.500.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">\u00a0Rp 70.000.000 x 15% = Rp 10.500.000<\/span> +<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0= Rp 13.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka, jumlah PPh atas pesangon karyawan Dina sebesar Rp13.000.000.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"e\"><span style=\"font-weight: 400;\">2. Contoh pajak pesangon yang dibayar bertahap<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PT Jaya Abadi membayarkan uang pesangon secara bertahap kepada Andra yang telah bekerja selama 2 tahun dan memiliki <a href=\"https:\/\/konsultanku.co.id\/blog\/cara-membuat-npwp-tanpa-ribet\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">NPWP<\/a>. Jadwal pembayaran uang pesangon berikut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">1 Januari 2022 sebesar Rp280.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">3 Agustus 2022 sebesar Rp130.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">5 Januari 2023 sebesar Rp190.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">20 Agustus 2023 sebesar Rp140.000.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan data tersebut, maka perhitungan PPh atas pesangon karyawan bagi Andra adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><b>Tanggal 1 Januari 2022<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rp50.000.000 x 0%\u00a0 \u00a0 \u00a0= Rp 0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rp50.000.000 x 5%\u00a0 \u00a0 \u00a0= Rp 2.500.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp180.000.000 x 15% = Rp 24.000.000<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> +<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 = Rp 26.500.000<\/span><\/p>\n<p><b>Tanggal 3 Agustus 2022<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rp130.000.000 x 15% = Rp19.500.000<\/span><\/p>\n<p><b>Tanggal 5 Januari 2023<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rp90.000.000 x 15%\u00a0 \u00a0= Rp 18.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000 x 25% = Rp 25.000.000 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">+<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0= Rp 43.000.0000<\/span><\/p>\n<h2 id=\"7\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan PPh atas pesangon karyawan merupakan hal yang penting. Hal ini sebagai bentuk pemenuhan kewajiban perusahaan hingga menunjukkan ketaatan pajak dari perusahaan tersebut. Sayangnya, banyaknya aturan juga\u00a0 adanya perhitungan pajak berlapis membuat perhitungan ini menjadi sulit, terlebih bagi perusahaan dengan jumlah karyawan yang banyak.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/essentials\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-476 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png\" alt=\"pph atas pesangon \" width=\"1838\" height=\"574\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png 1838w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-768x240.png 768w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1536x480.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1838px) 100vw, 1838px\" \/><\/a><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Agar dapat mengatasi kendala akibat rumitnya perhitungan PPh, perusahaan membutuhkan adanya bantuan dari sistem manajemen karyawan yang dapat melakukan seluruh perhitungan pajak, seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/essentials\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Software HRIS Essentials EVA<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini, perusahaan bisa melakukan perhitungan PPh secara otomatis untuk seluruh karyawannya melalui fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">payroll<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di dalamnya. Permudah perhitungan pajak di perusahaan Anda dan bergabung dengan EVA sekarang! <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) atas pesangon karyawan memiliki kepentingan yang signifikan bagi perusahaan. Dalam melaksanakan kewajiban perpajakan ini, perusahaan dapat menunjukkan komitmen terhadap kepatuhan hukum hingga tanggung jawab sosialnya. Dengan menghitung hingga memotong PPh atas pesangon secara tepat, perusahaan juga dapat menghindari sanksi hingga masalah hukum yang mungkin timbul akibat pelanggaran pajak.\u00a0 Perusahaan yang melakukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[161],"tags":[240,239,216],"class_list":{"0":"post-2225","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-payroll","8":"tag-perhitungan-pph","9":"tag-pesangon-karyawan","10":"tag-software-manajemen-karyawan"},"acf":[],"_yoast_wpseo_focuskw":"pph atas pesangon karyawan","_yoast_wpseo_title":"PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya","_yoast_wpseo_linkdex":"83","_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":"9","_yoast_wpseo_wordproof_timestamp":"","_yoast_wpseo_metadesc":"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!","_yoast_wpseo_content_score":"30","_yoast_wpseo_primary_category":"161","_yoast_wpseo_canonical":null,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-16T06:29:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Stephanie Lim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Stephanie Lim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Stephanie Lim\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22\"},\"headline\":\"Cara Menghitung PPh atas Pesangon Karyawan Beserta Jenis-Jenisnya\",\"datePublished\":\"2023-06-16T06:29:57+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-16T06:29:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\"},\"wordCount\":1281,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png\",\"keywords\":[\"perhitungan pph\",\"pesangon karyawan\",\"software manajemen karyawan\"],\"articleSection\":[\"Payroll\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\",\"name\":\"PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png\",\"datePublished\":\"2023-06-16T06:29:57+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-16T06:29:57+00:00\",\"description\":\"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png\",\"width\":700,\"height\":360,\"caption\":\"pph atas pesangon karyawan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung PPh atas Pesangon Karyawan Beserta Jenis-Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"name\":\"EVA Blog\",\"description\":\"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"EVA Blog\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"width\":139,\"height\":64,\"caption\":\"EVA Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22\",\"name\":\"Stephanie Lim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp\",\"caption\":\"Stephanie Lim\"},\"description\":\"Saya adalah seorang praktisi untuk penulisan artikel yang mengulas tentang topik terkait implementasi teknologi ERP untuk berbagai proses bisnis seperti HR, Inventory, Akuntansi, dan sebagainya. Dalam menulis artikel, saya mengutamakan pendekatan yang aplikatif dan informatif, sehingga konten yang saya sajikan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah bisnis profesional.\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/anatha\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya","description":"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya","og_description":"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!","og_url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/","og_site_name":"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM","article_published_time":"2023-06-16T06:29:57+00:00","og_image":[{"width":700,"height":360,"url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png","type":"image\/png"}],"author":"Stephanie Lim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Stephanie Lim","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/"},"author":{"name":"Stephanie Lim","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22"},"headline":"Cara Menghitung PPh atas Pesangon Karyawan Beserta Jenis-Jenisnya","datePublished":"2023-06-16T06:29:57+00:00","dateModified":"2023-06-16T06:29:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/"},"wordCount":1281,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png","keywords":["perhitungan pph","pesangon karyawan","software manajemen karyawan"],"articleSection":["Payroll"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/","name":"PPh atas Pesangon Karyawan: Jenis dan Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png","datePublished":"2023-06-16T06:29:57+00:00","dateModified":"2023-06-16T06:29:57+00:00","description":"Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap tentang contoh perhitungan dan dampak dari PPH atas pesangon karyawan!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/banner-cw-2023-06-15T114600.710.png","width":700,"height":360,"caption":"pph atas pesangon karyawan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/pph-atas-pesangon-karyawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung PPh atas Pesangon Karyawan Beserta Jenis-Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","name":"EVA Blog","description":"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization","name":"EVA Blog","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","width":139,"height":64,"caption":"EVA Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/7a7c11c71bd6a55ea3e2b60747ff8c22","name":"Stephanie Lim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Stephanie-Lim-96x96.webp","caption":"Stephanie Lim"},"description":"Saya adalah seorang praktisi untuk penulisan artikel yang mengulas tentang topik terkait implementasi teknologi ERP untuk berbagai proses bisnis seperti HR, Inventory, Akuntansi, dan sebagainya. Dalam menulis artikel, saya mengutamakan pendekatan yang aplikatif dan informatif, sehingga konten yang saya sajikan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah bisnis profesional.","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/anatha\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2225","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2225"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2225\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2268,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2225\/revisions\/2268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2225"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2225"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2225"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}