{"id":535,"date":"2023-03-22T10:40:59","date_gmt":"2023-03-22T10:40:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?p=535"},"modified":"2023-04-05T03:53:50","modified_gmt":"2023-04-05T03:53:50","slug":"tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/","title":{"rendered":"Tes MBTI : Pengertian, Skala, Tipe, dan Manfaatnya untuk Rekrutmen"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes MBTI adalah salah satu uji kepribadian yang banyak digunakan. Saat ini, perusahaan banyak menggunakan tes MBTI untuk tahap seleksi yang harus para calon karyawan lalui. Hal ini perusahaan lakukan untuk memudahkan proses perekrutan dan pelatihan kerja. Tes kepribadaian ini tidak hanya digunakan untuk mencari kerja saja, tetapi\u00a0 juga untuk keperluan akademik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MBTI pertama kali dikenalkan oleh\u00a0 dua orang Amerika yaitu Kathrine Cook Briggs dan anaknya, Isabel Briggs Myers pada tahun 1942. Mereka mengenalkan MBTI berdasarkan buku Psychological Types ciptaan seorang psikiater Carl Jung. Setelah mempelajari buku dari psikiater Carl Jung, mereka berupaya mengubah penggunaan tipe psikologi ini menjadi lebih mudah untuk masyarakat terima. Tes MBTI adalah salah satu pendekatan untuk menilai kepribadian seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada perang dunia II Briggs dan Myers mulai melakukan identifikasi perbedaan kepribadian kepada orang-orang. Melalui tes MBTI mereka berharap setiap orang mampu memahami perbedaan satu sama lain untuk menghindari konflik. Hingga pada tahun 1944 buku Pegangan Indikator Tipe Briggs Myers terbit. Setelah kematian Myers di tahun 1980, tes ini mulai banyak yang menggunakannya untuk menemukan pekerjaan, dan merekrut karyawan baru.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-463 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2.png\" alt=\"Tes MBTI\" width=\"1379\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2.png 1379w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-2-768x240.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1379px) 100vw, 1379px\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"toc_container\">\n<h2><strong>Daftar Isi<\/strong><\/h2>\n<ul class=\"toc_list\">\n<li><a href=\"#1\">Pengertian Tes MBTI<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#2\">Skala dalam Tes MBTI<\/a>\n<ol>\n<li><a href=\"#a\"><em>Extraversion<\/em> (E) \u2013 <em>Introversion<\/em> (I)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#b\"><em>Sensing<\/em> (S) \u2013 <em>Intuition<\/em> (N)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#c\"><em>Thinking<\/em> (T) \u2013 <em>Feeling<\/em> (F)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#d\"><em>Judging<\/em> (J) \u2013 <em>Perceiving<\/em> (P)<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#3\">Manfaat Tes MBTI saat Rekrutmen<\/a>\n<ol>\n<li><a href=\"#e\">Memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang kandidat<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#f\">Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kandidat<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#g\">Dapat meningkatkan efektivitas tim<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#h\">Membantu mengurangi konflik<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#4\">Kesimpulan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"1\"><b>Pengertian Tes MBTI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator adalah <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/hot\/read\/5069890\/kuesioner-adalah-metode-pengumpulan-data-ketahui-kelebihan-dan-kekurangannya\">kuesioner<\/a> tentang penilaian diri sendiri menurut kacamata psikologi. Penilaian ini berguna untuk melihat bagaimana seseorang memandang lingkungan sekitar dan membuat keputusan. Bukan hanya itu, Tes MBTI merupakan penilaian yang melalui kuesioner ini bertujuan membantu seseorang untuk mengenali kepribadiannya sendiri. MBTI sendiri pertama kali dikenalkan oleh Kathrine Cook Briggs dan Isabel Briggs Myers pada tahun 1942.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tes MBTI, Anda bisa mengetahui seperti apa kepribadian Anda melalui 8 kategori kepribadian. Tes ini nantinya akan mengelompokkan 8 kategori kepribadian menjadi 16 kategori. Setiap kategori pada umumnya mempunyai 4 elemen kombinasi. Pengelompokan ini nantinya memudahkan untuk mengetahui kesukaan, kekurangan, kelebihan, jenis karir, dan lingkungan sekitar yang cocok untuk anda.<\/span><\/p>\n<p>Oleh karena itu, kita dapat mengetahui bahwa pengertian tes MBTI adalah uji untuk menilai kepribadian seseorang yang diperkenalkan oleh Kathrine Cook Briggs dan <span style=\"font-weight: 400;\"> Isabel Briggs Myers dengan mengkategorikan kepribadian manusia ke dalam 8 kelompok kategori yang diperjelas kembali ke dalam 16 kategori.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan tes MBTI saat ini bisa dengan mudah orang-orang akses melalui <em>smartphone<\/em> dan sudah banyak web yang menyediakan tes ini. Dengan kemudahan ini perusahaan juga ikut terbantu dalam melakukan rekrutmen. Perusahaan besar menggunakan tes MBTI untuk salah satu tahap yang wajib kandidat ikuti. Hal ini karena hasil dari tes ini akan perusahaan gunakan untuk acuan mengambil keputusan dalam proses rekrutmen.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"2\"><b>Skala dalam Tes MBTI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes MBTI mempunyai 8 kategori yaitu <em>Extraversion<\/em> (E) \u2013 <em>Introversion<\/em> (I), <em>Sensing<\/em> (S) \u2013 <em>Intuition<\/em> (N), <em>Thinking<\/em> (T) \u2013 <em>Feeling<\/em> (F), <em>Judging<\/em> (J) \u2013 <em>Perceiving<\/em> (P). Delapan kategori ini nantinya akan menjadi 16 kategori yang setiap kategorinya memiliki 4 elemen kombinasi. Berikut penjelasan tentang 8 kategori kepribadian:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"a\"><b><em>1. Extraversion<\/em> (E) \u2013 <em>Introversion<\/em> (I)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Extraversion<\/em> dan <em>introversion<\/em> atau orang-orang sering menyebutnya ekstrovert dan introvert, dua hal ini adalah sikap yang saling bertolak belakang. Namun dalam tes MBTI <em>extraversion<\/em> dan <em>introversion<\/em> adalah cara yang setiap orang gunakan untuk memperoleh energinya kembali. <em>Extraversion<\/em> akan mendapatkan energinya kembali dari lingkungan luar, seperti berbincang dengan orang\u00a0 lain atau dari keramaian. Sedangkan <em>introversion <\/em>merupakan orang yang akan mendapatkan energinya kembali dari dalam dirinya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan interaksi yang <em>extraversion<\/em> dan <em>introversion<\/em> tunjukkan tentu saja sangat berbeda. <em>Extraversion<\/em> sering menikmati ketika dirinya di keramaian atau sedang berinteraksi dengan banyak orang. Sedangkan <em>introversion<\/em> lebih menikmati saat dirinya sendiri dan lebih sering melakukan interaksi dengan sedikit orang namun bermakna.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"b\"><b><em>2. Sensing<\/em> (S) \u2013 <em>Intuition<\/em> (N)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Sensing<\/em> dan <em>intuition<\/em> adalah cara orang untuk mendapatkan informasi dari lingkungan sekitar. Orang yang mempunyai sifat sensing cenderung memiliki perhatian yang lebih untuk lingkungan sekitar. Sifat <em>sensing<\/em> akan selalu membutuhkan bukti terlebih dahulu untuk melakukan sesuatu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan orang yang memiliki sifat <em>intuition<\/em> lebih sering mengumpulkan informasi melalui kesan, pola pikir, dan juga pengalaman mereka. Sifat <em>intuition<\/em> memiliki pola pikir yang konseptual dan abstrak saat melakukan sesuatu namun berguna untuk masa depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"c\"><b><em>3. Thinking<\/em> (T) \u2013 <em>Feeling<\/em> (F)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Thinking<\/em> atau <em>feeling<\/em> sering orang-orang hubungkan dalam membuat keputusan atau sedang melakukan sesuatu. Orang yang mempunyai sifat <em>thinking<\/em> cenderung membutuhkan bukti yang konkrit saat akan melakukan sesuatu. Mirip dengan <em>sensing<\/em>, orang yang memiliki sifat thinking akan menggunakan penginderaan mereka dan fakta yang ada saat memutuskan keputusan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan orang yang menggunakan <em>feeling<\/em> mirip dengan <em>intuition<\/em>. Orang dengan sifat <em>feeling<\/em> akan lebih dulu memikirkan perasaan orang lain. Sifat ini lebih cenderung menggunakan empati saat mengambil keputusan dan mereka sangat menghargai suatu hubungan atau interaksi dengan orang. Orang-orang seperti ini akan mempertimbangkan hal buruk yang akan terjadi setelah\u00a0 keputusan itu mereka buat.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"d\"><b><em>4. Judging<\/em> (J) \u2013 <em>Perceiving<\/em> (P)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Judging<\/em> dan <em>perceiving<\/em> adalah cara orang dalam bertindak pada lingkungan sekitar. Biasanya orang yang memiliki sifat <em>judging<\/em> akan bertindak sesuai aturan yang ada. Mereka akan bertindak secara terstruktur dan melakukan sesuatu step demi step. Orang yang\u00a0 memiliki sifat <em>judging<\/em> sangat menghindari hal-hal yang harus mereka lakukan secara spontan atau mendadak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan <em>judging<\/em>, <em>perceiving<\/em> sering bertindak secara spontan, dan lebih fleksibel saat menemukan perubahan\u00a0 yang mendadak. Mereka lebih bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dan situasi apapun. <em>Perceiving<\/em> juga menyukai kebebasan tanpa adanya peraturan yang mengikat mereka. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan sifat <em>judging<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga\u00a0<\/strong>: <a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-psikotes-pengertian-jenis-dan-contoh-soalnya-dalam-seleksi-kerja\/\">Tes Psikotes: Pengertian, Jenis, dan Contoh Soalnya dalam Seleksi Kerja<\/a><\/p>\n<h2 id=\"3\"><b>Manfaat Tes MBTI saat Rekrutmen\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-589 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-7.png\" alt=\"Manfaat Tes MBTI adalah (https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/16-tipe-kepribadian-menurut-tes-mbti)\" width=\"700\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-7.png 700w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-7-300x154.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes MBTI adalah tes yang sangat membantu perusahaan dalam proses rekrutmen untuk mengambil keputusan saat proses merekrut. Apabila kita melihat kembali pengertian tes MBTI, tes ini dapat mengetahui kepribadian dari calon karyawan. Tentu saja tes MBTI adalah acuan saat perusahaan menempatkan kandidat tersebut di posisi yang kosong di sebuah perusahaan. Manfaat yang tes ini berikan tentu bukan itu saja. Berikut adalah beberapa manfaat yang tes MBTI berikan saat melakukan rekrutmen:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"e\">1. Memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang kandidat<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyaknya perusahaan yang mulai menggunakan\u00a0 tes MBTI bertujuan untuk memperoleh informasi yang lebih lanjut. Informasi ini nantinya akan perusahaan gunakan untuk mempertimbangkan dimana posisi yang pas untuk kandidat tersebut. Tes MBTI juga dapat membantu perusahaan menilai apakah kandidat bisa berkontribusi dengan baik saat melakukan kerja tim nanti atau tidak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"f\"><b>2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kandidat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing karyawannya melalui tes ini. Mengetahui kelemahan dan kelebihan para karyawan akan memudahkan perusahaan melakukan strategi yang baik untuk mengembangkan bisnisnya. HRD nantinya juga akan menyesuaikan untuk membangun tim menurut apa saja kelemahan dan kelebihan yang kandidat punya.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"g\"><b>3. Tes MBTI dapat meningkatkan efektivitas tim<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan kerja tim tentu saja membutuhkan interaksi dan komunikasi yang baik dalam satu tim. Komunikasi yang baik akan menjadikan kerja tim menjadi efektif. Namun, pada perusahaan yang besar tentu saja banyak kepribadian pula di dalamnya. Hal ini akan menghambat kerja tim jika komunikasi tidak berjalan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya tes ini akan membantu karyawan satu dan lainnya untuk memulai interaksi dan komunikasi yang baik. Hal ini juga dapat membantu mencocokkan kepribadian karyawan satu dengan lainnya. Hal ini sangat membantu HRD dalam membentuk tim kerja yang meningkatkan efektivitas kerja.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"h\"><b>4. Tes MBTI membantu mengurangi konflik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengetahui kepribadian setiap rekan kerja Anda juga dapat mengetahui cara yang tepat untuk melakukan interaksi. Konflik dengan rekan kerja tentunya hal yang lumrah terjadi di sebuah perusahaan. Tes MBTI ini bisa membantu untuk meredakan konflik yang ada sehingga tidak mengganggu saat bekerja dalam satu tim.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"4\"><b>Kesimpulan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/id.wiktionary.org\/wiki\/kualifikasi\">Kualifikasi<\/a> dalam merekrut tentu saja bukan hanya dengan latar belakang\u00a0 pendidikan, keterampilan, dan pengalaman saja. Perusahaan juga membutuhkan kualifikasi kepribadian dari kandidat tersebut. Untuk mengetahui bagaimana kepribadian tersebut, sekarang perusahaan menggunakan tes MBTI sebagai acuan bagaimana kepribadian para karyawannya. Tes MBTI adalah alat ukur yang dapat menjadi opsi bagi <a href=\"https:\/\/www.hashmicro.com\/id\/blog\/10-software-rekrutmen-terbaik-guna-mempermudah-proses-rekrutmen\/\">rekruter di perusahaan<\/a> untuk menilai kelayakan kandidat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-476 size-full\" src=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png\" alt=\"Tes MBTI\" width=\"1838\" height=\"574\" srcset=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3.png 1838w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-300x94.png 300w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1024x320.png 1024w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-768x240.png 768w, https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/CTA-EVA-3-1536x480.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1838px) 100vw, 1838px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/\">EVA Assesment<\/a> sekarang hadir untuk membantu perusahaan dalam melakukan tes MBTI sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Aplikasi ini akan secara otomatis memberikan data yang sesuai selah para kandidat selesai mengisi kuesioner sehingga\u00a0 HRD dengan mudah untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan data untuk posisi yang kosong di perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tes MBTI adalah salah satu uji kepribadian yang banyak digunakan. Saat ini, perusahaan banyak menggunakan tes MBTI untuk tahap seleksi yang harus para calon karyawan lalui. Hal ini perusahaan lakukan untuk memudahkan proses perekrutan dan pelatihan kerja. Tes kepribadaian ini tidak hanya digunakan untuk mencari kerja saja, tetapi\u00a0 juga untuk keperluan akademik. MBTI pertama kali&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":639,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":{"0":"post-535","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-assesment"},"acf":[],"_yoast_wpseo_focuskw":"Tes MBTI","_yoast_wpseo_title":"Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen","_yoast_wpseo_linkdex":"83","_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":"8","_yoast_wpseo_wordproof_timestamp":"","_yoast_wpseo_metadesc":"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya","_yoast_wpseo_content_score":"90","_yoast_wpseo_primary_category":"18","_yoast_wpseo_canonical":null,"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-22T10:40:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-05T03:53:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Aziza\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Aziza\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\"},\"author\":{\"name\":\"Aziza\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/3932b0967bb2689db18ed1fcfed412ac\"},\"headline\":\"Tes MBTI : Pengertian, Skala, Tipe, dan Manfaatnya untuk Rekrutmen\",\"datePublished\":\"2023-03-22T10:40:59+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-05T03:53:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\"},\"wordCount\":1313,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png\",\"articleSection\":[\"Assesment\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\",\"name\":\"Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png\",\"datePublished\":\"2023-03-22T10:40:59+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-05T03:53:50+00:00\",\"description\":\"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png\",\"width\":700,\"height\":360,\"caption\":\"Tes MBTI\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tes MBTI : Pengertian, Skala, Tipe, dan Manfaatnya untuk Rekrutmen\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"name\":\"EVA Blog\",\"description\":\"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"EVA Blog\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp\",\"width\":139,\"height\":64,\"caption\":\"EVA Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/3932b0967bb2689db18ed1fcfed412ac\",\"name\":\"Aziza\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c5eb40aeeb3a8882afba4d45e431e5c7d0e6ed2a65e6bea6dfe503577f29f1f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c5eb40aeeb3a8882afba4d45e431e5c7d0e6ed2a65e6bea6dfe503577f29f1f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Aziza\"},\"url\":\"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/aziza\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen","description":"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen","og_description":"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya","og_url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/","og_site_name":"Blog EVA-HR | Seputar software HR, Aplikasi HRIS, dan HRM","article_published_time":"2023-03-22T10:40:59+00:00","article_modified_time":"2023-04-05T03:53:50+00:00","og_image":[{"width":700,"height":360,"url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Aziza","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Aziza","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/"},"author":{"name":"Aziza","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/3932b0967bb2689db18ed1fcfed412ac"},"headline":"Tes MBTI : Pengertian, Skala, Tipe, dan Manfaatnya untuk Rekrutmen","datePublished":"2023-03-22T10:40:59+00:00","dateModified":"2023-04-05T03:53:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/"},"wordCount":1313,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png","articleSection":["Assesment"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/","name":"Tes MBTI : Pengertian dan Manfaatnya untuk Rekrutmen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png","datePublished":"2023-03-22T10:40:59+00:00","dateModified":"2023-04-05T03:53:50+00:00","description":"Tes MBTI adalah uji kandidat yang penting bagi perusahaan. Simak untuk mengetahui pengertian tes MBTI, skala, tipe, dan manfaatnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/banner-cw-12-1.png","width":700,"height":360,"caption":"Tes MBTI"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/tes-mbti-pengertian-skala-tipe-dan-manfaatnya-untuk-rekrutmen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tes MBTI : Pengertian, Skala, Tipe, dan Manfaatnya untuk Rekrutmen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","name":"EVA Blog","description":"Temukan informasi seputar HR, absensi, payroll, administrasi SDM untuk efisiensi bisnis di blog EVA dan dapatkan solusi praktis untuk perkembangan bisnis di Indonesia.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#organization","name":"EVA Blog","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","contentUrl":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Logo-EVA-HD-Warna-1-2.webp","width":139,"height":64,"caption":"EVA Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/3932b0967bb2689db18ed1fcfed412ac","name":"Aziza","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c5eb40aeeb3a8882afba4d45e431e5c7d0e6ed2a65e6bea6dfe503577f29f1f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6c5eb40aeeb3a8882afba4d45e431e5c7d0e6ed2a65e6bea6dfe503577f29f1f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Aziza"},"url":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/author\/aziza\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=535"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":992,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/535\/revisions\/992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eva-hr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}