Profile Picture

Customer Service
Balasan dalam 1 menit

Customer Service
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111775117
×
Profile Picture

Customer Service

Active Now

Profile Picture

Customer Service

Active Now

7 Tahapan Recruitment Process dan Cara Optimalkannya

Recruitment Process

Keberhasilan berdirinya suatu perusahaan tentu saja juga bergantung pada kinerja seorang karyawan. Recruitment process merupakan tahapan sangat penting ketika perusahaan sedang mencari kandidat yang sesuai untuk menempati kekosongan posisi. Proses rekrutmen di setiap perusahaan tentunya berbeda karena setiap perusahaan mempunyai kebijakan yang berbeda pula.

Dalam recruitment process tentu saja mempunyai banyak tahapan tergantung dari struktur organisasi, operasional perusahaan, dan kebijakan proses rekrutmen dari perusahaan. Proses yang baik dan efektif akan membantu perusahaan dengan cepat menemukan kandidat yang sesuai dengan kriteria perusahaan.

Recruitment process sendiri memiliki tujuan menyaring dan menyeleksi untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan posisi yang perusahaan tawarkan. Kandidat yang terpilih akan memasuki dunia kerja tanpa harus melakukan pelatihan kerja. 

Daftar Isi

Apa itu Recruitment Process?

Recruitment process adalah suatu proses yang perusahaan lakukan untuk menemukan kandidat kerja yang memiliki nilai potensial dan keloyalan yang baik untuk bergabung dalam perusahaan. Proses rekrutmen yang efektif mampu membantu perusahaan untuk menyeleksi para kandidat dengan cepat sesuai dengan persyaratan yang perusahaan tentukan. 

Bergantungnya perkembangan sebuah perusahaan pada karyawan membuat proses ini berjalan dengan sangat ketat. Para kandidat dan perusahaan juga harus mengerti tahapan yang ada pada  recruitment process untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Recruitment process membantu perusahaan untuk mengurangi biaya pelatihan kerja yang akan perusahaan keluarkan untuk para kandidat. Dengan adanya recruitment process akan mempersingkat waktu dalam mencari kandidat yang sesuai. Perusahaan juga akan mendapatkan kandidat yang memiliki nilai potensial untuk membantu perusahaan mengembangkan bisnisnya.

Tahapan dalam Recruitment Process

Recruitment Process

Tahapan dalam recruitment process juga harus perusahaan perhatikan. Perusahaan tidak hanya menyebarkan informasi pembukaan lowongan kerja lalu langsung mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kriteria perusahaan. Perusahaan juga tetap harus melalui beberapa tahapan dalam proses rekrutmen untuk mencapai tujuan yang perusahaan inginkan. Berikut adalah tahapan dalam recruitment process yang:

1. Identifikasi kebutuhan perekrutan

Dalam proses rekrutmen hal yang perusahaan lakukan adalah menyebarkan informasi pembukaan lowongan pekerjaan sekaligus syarat yang harus terpenuhi. Dalam menuliskan persyaratan, perusahaan harus mengetahui porsi kebutuhan posisi yang sedang kosong sebagai data untuk melakukan rekrutmen.

Para kandidat juga bisa mendapatkan informasi secara detail tentang apa saja  yang perusahaan butuhkan untuk menempati posisi tersebut. Seperti, ketrampilan, pendidikan, pengalaman kerja yang kandidat miliki, dan tugas apa saja yang akan para kandidat dapatkan ketika bergabung di perusahaan tersebut.

2. Menyiapkan deskripsi pekerjaan

Deskripsi pekerjaan sangat memudahkan perusahaan dalam melakukan recruitment process. Perusahaan perlu memberikan deskripsi mengenai tugas apa yang akan kandidat dapatkan saat mengisi posisi tersebut. Selain itu juga menginfokan keterampilan apa yang harus kandidat kuasai dalam melakukan pekerjaan. Dengan menyiapkan deskripsi pekerjaan perusahaan akan langsung bisa mendaftar siapa saja kandidat yang memiliki nilai potensial yang memadai untuk posisi yang sedang kosong.

3. Mencari kandidat yang tepat

Perusahaan membutuhkan kandidat yang memiliki potensi tinggi bagi perusahaan, tidak jarang perusahaan akan melakukan promosi karyawan untuk mendapatkan SDM yang dapat mengembangkan citra perusahaan tanpa harus melakukan pelatihan kerja. Promosi karyawan ini akan perusahaan lakukan sebelum mencari calon kandidat di luar, dengan memberikan kesempatan pada karyawan lama untuk menunjukkan perkembangan skill yang mereka miliki.

Tidak jarang pula setelah melakukan promosi karyawan recruitment process akan tetap berjalan, hal ini perusahaan lakukan untuk mengisi  posisi yang kosong. Dalam proses rekrutmen perusahaan bisa menyebarkan lewat media cetak, website perusahaan, ataupun media sosial perusahaan.

4. Screening dan seleksi kandidat

Proses ini adalah proses terpenting dalam mencari kandidat terbaik untuk perusahaan. Perusahaan bisa melakukan seleksi membandingkan data pada resume dan kenyataan yang ada pada lingkungan kerja. Seleksi ini bisa perusahaan lakukan secara langsung atau bisa menggunakan  perangkat lunak yang akan membantu HRD untuk memeriksa semua resume.

Proses ini memerlukan waktu yang terbilang cukup lama karena perusahaan membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan keprofesionalan yang baik. Seleksi ini juga bisa melalui pengisian formulir yang akan otomatis ter-scan dengan perangkat lunak. Secara langsung perusahaan bisa mengumpulkan informasi para calon kandidat secara efektif dan mempersingkat waktu rekrutmen.

5. Dalam recruitment porcess terdapat wawancara 

Tahapan dalam recruitment process selanjutnya adalah wawancara, tahapan ini akan para kandidat lakukan setelah lolos dalam tahap skrining dan seleksi. Tahapan ini adalah tahap terakhir untuk perusahaan menentukan kandidat mana saja yang bisa bergabung dalam perusahaan. 

Dalam wawancara, perusahaan akan menanyakan pertanyaan secara umum seperti kelebihan, pengalaman kerja atau alasan melamar pekerjaan pada perusahaan tersebut, dan lainnya. Perusahaan juga akan menanyakan pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui keterampilan dimiliki seperti mencari solusi saat anda mendapat masalah pada lingkungan kerja. 

6. Recruitment Process: evaluasi dan penawaran

Tahap ini akan perusahaan gunakan untuk mendiskusikan tentang kontrak kerja dan kebijakan perusahaan dalam berbisnis. Perusahaan biasa nya akan menawarkan gaji yang sesuai dengan keterampilan yang kandidat tersebut miliki. Perusahaan juga akan menginformasikan tunjangan apa saja yang akan kandidat dapatkan saat bergabung di perusahaan serta menginformasikan uang lembur yang akan kandidat dapatkan dalam PKWT atau PKWTT.

Dalam pembuatan kontrak kerja harus tertulis dengan persetujuan kedua belah pihak dan harus terikat hukum. Kontrak kerja akan berisi tentang hari kerja, jadwal shift kerja, dan peraturan yang harus kandidat  ketahui. 

7. Tahap akhir recruitment process pengenalan karyawan

Pengenalan karyawan adalah tahap orientasi atau masa uji coba untuk melihat perkembangan keterampilan yang kandidat miliki. Perkembangan ini berguna untuk melihat seberapa besar potensi yang akan kandidat berikan kepada perusahaan selama bekerja. Tahap pengenalan karyawan ini biasanya perusahaan lakukan kurang lebih 3 bulan, namun tergantung skill apa yang perusahaan inginkan dari kandidat tersebut.

Ketika skill kandidat tidak berkembang secara signifikan terkadang perusahaan akan memindahkan kandidat tersebut ke divisi lain dan menggantikan posisinya dengan kandidat yang lebih kompeten.

Kesimpulan 

Recruitment process adalah proses yang perusahaan lakukan untuk mendapatan karyawan yang memiliki potensi tinggi agar dapat menguntungkan bagi perusahaan. Perusahaan juga akan sanngat bergantung pada karyawan dalam mengembakan bisnisnya, oleh karena itu SDM sangat berpengaruh untuk  membangun citra sebuah perusahaan di depan orang lain.

Recruitment process akan sangat membantu perusahaan dalam mencari kandidat yang sesuai dengan kriteria perusahaan. Dengan Software Rekrutmen dari EVA, proses rekrutmen tentunya akan berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Karena Software Rekrutmen dari EVA menawarkan fitur-fitur unggulannya untuk membantu proses rekrutmen pada perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *